Mengapa Setiap Orang Harus Memiliki Cita-cita

  • Karena hidup memiliki banyak tantangan, maka dari itulah setiap orang harus memiliki cita-cita
  • Orang yang memiliki cita-cita selangkah di depan, dibandingkan mereka yang tidak memiliki cita-cita

Seperti yang kita ketahui, singkatnya, cita-cita merupakan harapan dan impian di masa depan.

Cita-cita menjadi salah satu simbol jika di masa yang mendatang kita ingin menjadi orang yang diimpikan sekarang.

Bahkan, cita-cita bisa jadi sebagai pembakar semangat bagi seseorang untuk bekerja keras meraih cita-cita yang telah lama diimpikan tersebut.

Pada dasarnya, memang benar hampir semua orang memiliki cita-cita. Akan tetapi, tidak sedikit dari mereka juga masih bingung akan cita-cita ke depannya.

Membahas soal tersebut, kita akan mengungkap alasan mengapa setiap orang harus memiliki cita-cita sebagai berikut.

Baca juga :
Memahami Pengertian Cita-cita

1. Wujud Tujuan Hidup Seseorang

Tujuan hidup
Tujuan hidup

Seperti yang kita ketahui, cita-cita itu memiliki makna sama dengan tujuan hidup. Jadi, cita-cita adalah tujuan hidup.

Setiap orang pasti memiliki tujuan hidupnya masing-masing yang ingin dijalani.

Cita-cita atau tujuan hidup tersebut, bisa berupa ingin menjadi :

  • Arsitek
  • Desainer
  • Dokter
  • Dosen
  • Guru
  • Pemimpin
  • Penulis
  • Polisi
  • Tentara
  • dan lain sebagainya

Dengan cita-cita, menjadi bukti atau simbol jika seseorang memiliki tujuan hidup yang jelas ke depannya, ia ingin menjadi apa kelak.

Jika misalnya seseorang tersebut ingin menjadi desainer, maka, seseorang tersebut harus paham fundamental (dasar-dasar) dari desain itu sendiri.

Untuk menjadi desainer, harus bisa memahami lebih lanjut mengenai :

  • Filosofi
  • Gambar
  • Seni
  • Tren desain
  • dan masih banyak lagi yang lain

Sama halnya dengan berbagai macam profesi lainnya. Mau tidak mau harus memahami fundamental terlebih dahulu, agar bisa melangkah ke depan dengan fokus dan terarah.

2. Motivasi untuk Terus Melangkah ke Depan

Motivasi
Motivasi

Alasan selanjutnya mengapa setiap orang harus memiliki cita-cita ialah berkaitan erat terhadap motivasi yang dimiliki seseorang tersebut.

Seperti yang kita ketahui, hati manusia itu mudah sekali terombang-ambing, sekarang bahagia, nanti siang sedih.

Ibaratnya, manusia itu adalah sosok yang moody (suasana hati yang sering berganti).

Manusia terkadang juga sulit untuk memotivasi dirinya sendiri. Sehingga, tak jarang kebanyakan orang melihat video di YouTube tentang motivasi, guna membangkitkan gairah motivasi tersebut.

Sebenarnya, tidak hanya dari YouTube saja, motivasi juga bisa didapatkan dari :

  • Cinta atau kasih sayang
  • Keluarga
  • Lingkungan sekitar
  • Problem (masalah) yang kita alami
  • Seminar motivasi
  • dan masih banyak lagi yang lain

Motivasi bisa memberikan aura positif bagi kehidupan ataupun bagi diri sendiri.

Berikut ini beberapa manfaat mengapa seseorang harus memiliki motivasi :

  1. Motivasi mampu ‘menegaskan’ arah dan tujuan hidup
  2. Motivasi mengajarkan proses yang dilalui
  3. Motivasi mampu menghapus rasa takut
  4. Motivasi mampu membangun rasa percaya diri

3. Hidup Lebih Teratur

Hidup lebih tertata
Hidup lebih tertata

Cita-cita, selain erat kaitannya dengan aura positif dalam diri, erat pula kaitannya dengan membentuk pola hidup.

Orang yang memiliki cita-cita memiliki hidup yang lebih teratur dibandingkan mereka yang tidak memiliki cita-cita.

Hal tersebut benar!

Orang yang memiliki cita-cita, hidupnya akan lebih tertata, karena mereka fokus terhadap apa yang ingin dicapai nantinya.

Fokus tersebut tentu bisa membangkitkan gairah atau semangat kerja keras, pantang menyerah, disiplin, bahkan bertanggung jawab.

Bahkan, bukan tidak mungkin, dari yang penakut bisa menjadi seseorang yang pemberani, karena berambisi untuk menggapai cita-cita tersebut.

Berbeda dengan mereka yang tidak memiliki cita-cita atau bingung apa yang ingin dicita-citakan.

Mereka bingung apa yang akan dilakukan setahun ke depan, sebulan ke depan, seminggu ke depan, sehari ke depan, sejam ke depan, semenit ke depan, atau bahkan sedetik ke depan.

Mereka sangat bingung, karena mereka tidak memiliki tujuan hidup.

Secara tidak langsung, apabila orang tersebut tidak memiliki tujuan hidup, maka orang tersebut juga :

  • Tidak memiliki tatanan hidup
  • Tidak memiliki fokus hidup
  • Tidak memiliki bekal atau rencana ke depan

Yang menyakitkan, orang yang tidak memiliki cita-cita akan kalah saing dengan mereka yang memiliki cita-cita.

Jika kita kalah dan telat selangkah saja, maka orang lain sudah berada di depan kita.

4. Membangkitkan Aura Positif

Aura positif
Aura positif

Alasan selanjutnya ini menjadi alasan klasik dan justru menjadi hal pokok yang sangat menarik dalam sebuah cita-cita.

Cita-cita tidak hanya membuat hidup seseorang lebih baik dan tertata, melainkan bisa membangkitkan aura positif dalam diri seseorang.

Aura positif yang muncul berkat cita-cita, seperti :

  1. Ambisi
  2. Beradab
  3. Bermoral
  4. Beretika
  5. Bertanggung jawab
  6. Cerdas
  7. Disiplin
  8. Fokus
  9. Kreatif
  10. Mudah bergaul
  11. Optimis
  12. Pemberani
  13. Percaya diri
  14. Rajin
  15. Sopan santun
  16. dan masih banyak lagi

Sifat-sifat di atas yang dibangkitkan melalui aura positif, bukan tidak mungkin di atas merupakan sebagian dari sifat para pemimpin, entah itu pemimpin perusahaan, atau pemimpin suatu negara.

Bukan tidak mungkin, orang yang memiliki sifat seperti di atas, memang layak dihargai.

Mengingat, sangat sedikit orang-orang yang memiliki sifat tersebut. Motivasi saja tidak punya, apalagi aura positif.

Orang yang memiliki cita-cita, akan menjadi pemimpin ke depannya, bukan menjadi pemimpi lagi.

5. Selangkah Menuju Kesuksesan

Sukses
Sukses

Alasan terakhir mengapa setiap orang harus memiliki cita-cita, karena memang cita-cita bisa membuat kita selangkah lebih maju atau selangkah di depan orang lain.

Saat kita sudah memiliki bekal, mereka belum memiliki bekal.

Saat kita sudah memiliki rencana, mereka belum memiliki rencana.

Saat kita sudah melakukan sesuatu, mereka baru bangun dari tidurnya.

Saat kita sudah memiliki target, mereka bingung apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Saat kita sudah mulai sukses, mereka baru saja bekerja.

Begitu seterusnya.

Belajar ketika orang lain tertidur, bekerja ketika orang lain bermalas-malasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap.

Inilah yang membedakan dengan jelas antara orang yang memiliki cita-cita dan orang yang tidak memiliki cita-cita.

Jadi, siap untuk menjadi suksesor di masa depan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *