Cita-cita

  • Cita-cita menjadi cara bagaimana kita memaknai tujuan hidup yang sesungguhnya kelak
  • Cita-cita selalu memiliki sifat yang mulia dan tujuan positif untuk diri sendiri, orang tua, bahkan orang di sekitar

Sedari kecil, semenjak di bangku sekolah, kita diajari tentang cita-cita.

Saat ditanya tentang cita-cita, apa yang kalian jawab? Apa cita-cita kalian?

Pasti banyak dari kalian yang sewaktu kecil bercita-cita menjadi :

  • Dokter
  • Guru
  • Polisi
  • Tentara
  • dan lain sebagainya

Sebenarnya, cita-cita tersebut sangatlah mulia. Hanya saja, semakin dewasa usia kita, terkadang, sedikit cita-cita yang terwujud.

Membahas soal hal tersebut, apa sebenarnya kalian sudah tahu atau justru belum tahu apa pengertian cita-cita?

Memahami akan cita-cita, sebenarnya, pengertian cita-cita itu apa sih?

Pengertian Cita-cita

Cita-cita
Cita-cita, via multymarketing.com

Cita-cita adalah suatu harapan dan impian seseorang terhadap masa depannya.

Intinya, dengan memiliki cita-cita, kita bisa tahu nanti ke depannya kita akan jadi apa.

Dengan cita-cita, bukan tidak mungkin bisa sebagai pembakar semangat untuk terus tetap melangkah maju, memiliki tujuan yang jelas dan mantap.

Walaupun demikian, kenyataannya, cita-cita malah jauh dari harapan. Ada yang benar-benar terwujud, ada yang hanya sebagai mimpi belaka.

Manusia tanpa memiliki cita-cita, bisa diibaratkan dengan kedua kalimat berikut ini.

Air yang Mengalir

Manusia tanpa cita-cita, bagaikan air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti ke mana saja alur sungai tersebut membawanya.

Jadi, air tersebut hanya mengalir begitu saja, tanpa memiliki tujuan yang jelas ke mana ia akan mengalir.

Yang terpenting, selalu mengikuti arus sungai.

Orang yang Tersesat

Manusia tanpa cita-cita, bagaikan seseorang yang tengah tersesat, berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas, sehingga nantinya ia lebih jauh lagi akan tersesat.

Jika orang yang tersesat dan takut untuk bertanya, maka orang tersebut akan tersesat lebih jauh lagi.

Bisa disimpulkan dari 2 kalimat di atas, jika cita-cita merupakan rancang bangunan kehidupan seseorang. Yang mana, bangunan tersebut terdiri atas :

  • Batu-bata sebagai keterampilan
  • Pasir sebagai potensi diri
  • Semen sebagai ilmu atau wawasan

Faktor yang Menentukan Keberhasilan Cita-cita

Cita-cita
Cita-cita, via lifehack.org

Dalam menggapai cita-cita, bukanlah hal yang mudah. Seringkali, seseorang tersebut harus melalui jalan yang panjang dan terjal.

Walaupun penuh rintangan, namun orang yang tetap optimis menggapai cita-cita, akan mendapatkan hasilnya suatu hari nanti.

Maka dari itulah, hanya orang-orang yang bekerja keras dan pantang menyerah, yang mampu menggapai cita-cita tersebut.

3 faktor atau kunci keberhasilan untuk menggapai cita-cita, antara lain :

1. Diri Manusia itu Sendiri

Manusia memang beraneka ragam. Ada yang takut, ada yang berani. Ada yang gagal, ada yang berhasil, dan lain sebagainya.

Untuk menggapai cita-cita, memang benar tidaklah mudah. Butuh mental yang kuat dan perjuangan yang panjang.

Maka dari itu, bisa disimpulkan, hanya orang-orang yang berani, orang-orang yang sanggup, orang-orang yang pantang menyerah, yang hanya bisa mendapatkan cita-cita tersebut.

Jadi, cita-cita bukanlah untuk orang yang sembarangan begitu saja. Perlu nyali yang tinggi untuk mendapatkan cita-cita tersebut.

2. Lingkungan yang Dihadapi

Kondisi atau lingkungan sekitar memang bisa menjadi faktor tersendiri dalam meraih cita-cita.

Biasanya, kondisi yang paling menentukan ialah dari faktor ekonomi.

Salah satu contohnya saja jika ingin menjadi dokter. Maka si peraih cita-cita atau orang tua harus memiliki dana yang banyak, untuk bisa sekolah di jurusan kedokteran.

Seperti yang kita ketahui, menjadi mahasiswa kedokteran bukanlah hal yang mudah. Perlu pengorbanan tinggi dan mengeluarkan uang yang terbilang cukup banyak.

Jadi, faktor kedua ini bisa dikatakan sangat berpengaruh terhadap cita-cita yang nantinya akan digapai.

3. Seberapa Tinggi Cita-cita yang Ingin Dicapai

Yang terakhir, kita harus mau melihat seberapa tinggi cita-cita yang nantinya ingin dicapai.

Apakah hal tersebut memang rasional untuk diri kita atau justru tidak cocok dengan diri kita.

Ibarat kata, kita adalah orang yang pemalas. Akan sangat sulit apabila ingin menjadi guru, karena guru merupakan sosok yang bertanggung jawab dan disiplin.

Maka dari itu, jika ingin menjadi guru, mau tidak mau harus perbaiki terlebih dahulu sikap dan kepribadian diri kita.

Baca juga :
Mengapa Setiap Orang Harus Memiliki Cita-cita?

Tujuan Hidup

Cita-cita
Cita-cita, via theoriginalessay.com

Cita-cita sebenarnya tidak hanya hal-hal yang berkaitan dengan suatu profesi saja, melainkan lebih dari itu.

Cita-cita lebih ke arah tujuan hidup yang sebenarnya akan dicapai.

Seperti contohnya, ada seseorang yang bercita-cita ingin memiliki banyak orang, menjadi orang terkenal, pergi berkeliling Indonesia bahkan dunia, memiliki prestasi yang banyak, dan lain sebagainya.

Semua tujuan hidup tersebut tentunya lebih ke arah hal yang positif, di mana bisa membahagiakan dirinya sendiri, orang tuanya, atau bahkan orang di sekelilingnya.

Maka dari itu, jadikanlah cita-cita sebagai hal yang serius dan bukan sebagai candaan, agar kita bisa benar-benar meraih cita-cita tersebut dan menjadi orang yang sukses. Aamiin.

Cara Meraih Cita-cita

Cita-cita
Cita-cita, via time.com

Setiap orang di dunia ini, sesederhananya, tentu ingin menjadi orang yang sukses kelak.

Sukses tersebut bisa dalam artian sukses dalam hal keuangan, sukses dalam hal pekerjaan, atau sukses dalam urusan dunia dan akhirat.

Akan tetapi, untuk menggapai semua itu dibutuhkan jalan yang panjang dan pengorbanan yang benar-benar menguras tenaga.

Maka dari itu, berikut ini beberapa hal positif untuk meraih dan mewujudkan cita-cita agar tercapai.

  1. Berdoa dan awali dengan niat
  2. Berani bertanggung jawab
  3. Fokus dengan cita-citamu
  4. Harus berani bersaing dengan orang lain secara sehat
  5. Jangan bersikap sombong
  6. Jangan hiraukan apa perkataan orang lain
  7. Jangan pernah takut dengan yang namanya kegagalan
  8. Selalu berpikir positif dan hindari berpikir negatif
  9. Selalu berusaha dan selalu nikmati prosesnya, karena proses takkan mengkhianati hasil
  10. Tetap optimis dengan diri sendiri
  11. Tidak mutah berputus asa
  12. Jangan lupa, setelah berusaha, pasrahkan semuanya kepada Allah SWT

Tulis Komentar

Sisipkan email aktif Anda, agar Anda mendapatkan notifikasi saat menerima balasan dari kami :)