Cabe atau Cabai?

Kata baku cabe atau cabai? Manakah penulisan yang benar, sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)?

Sementara itu, bagaimana penulisan yang baik dan benar tersebut? Apakah cabe atau cabai?

Daripada harus bingung dan berpikir lama-lama, ayo kita cari tahu jawaban secara lebih detail tentang “cabe atau cabai“, berdasar Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan disertai oleh contoh penjelasannya.

Oleh karena itu, di lain waktu kita tak akan lagi salah kaprah untuk mengeja atau menuliskannya kembali.

Cabe atau Cabai?

Cabe atau Cabai?
Cabe atau Cabai?

Menurut dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata baku yang tepat dan sesuai adalah cabai, bukan cabe.

Mungkin, selama ini, kita sering salah dalam mengucap atau menuliskan kata tersebut. Padahal, seharusnya yang tepat adalah cabai, namun kita malah menuliskannya dengan cabe.

Pengertian Cabai Menurut KBBI

Cabai menurut KBBI adalah tanaman perdu yang buahnya berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing, apabila sudah tua berwarna merah kecokelat-cokelatan atau hijau tua, berisi banyak biji yang pedas rasanya.

Selain itu, ada beberapa macam kata yang berkaitan dengan cabai, seperti :

  • Kecabaian
    • Berasa panas karena kena cabai (pada mulut, tangan, bibir, dan sebagainya)
    • Sangat gelisah (tidak tenang duduknya dan sebagainya)

Pengertian Cabai secara Umum

Secara umum, cabai merupakan buah dan tumbuhan anggota dari genus Capsicum. Cabai ini bisa digolongkan sebagai bumbu ataupun sayuran, tergantung dari bagaimana cabai digunakan.

Sebagai bumbu, cabai yang pedas sangat populer keberadaannya di Asia Tenggara, yang dijadikan sebagai penguat rasa makanan.

Cabai mengandung berbagai macam senyawa, yang mana senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Bahkan, ditemukan jika cabai mengandung antioksidan yang mempunyai fungsi dalam menjaga tubuh dari serangan radikal bebas.

Mengapa Bukan Cabai?

Karena, cabai merupakan kata serapan dati bahasa Sanskerta yakni cavi.

Pengucapan cabai yang memang agak sulit di bagian belakang, banyak orang mengatakannya dengan cabe, hampir mirip dengan cabai.

Padahal, kata yang tepat dan sesuai adalah cabai.

Biasanya, banyak orang yang menulis atau mengatakan cabe, karena memang hampir susah untuk dibedakan dalam pengucapannya. Padahal, hal tersebut adalah kejadian yang salah.

Contoh Penulisan Cabai

Berikut ini, kami sediakan sebanyak 10 contoh kalimat tentang cabai, sehingga pemahaman tentang cabai bisa jauh lebih luas lagi.

  1. Harga cabai rawit di beberapa daerah mulai naik, hingga Rp 100.000 per kilogram!
  2. Awal Ramadan, harga cabai naik 50% di beberapa daerah di Indonesia.
  3. Tidak hanya pedas, banyak manfaat dari cabai bagi kesehatan tubuh.
  4. Kementerian Pertanian (Kementan) siapkan sentra produksi cabai dan bawang merah di sebanyak 30 kabupaten.
  5. Produksi cabai dari petani di Kota Jambi untuk per hektare bisa panen hingga 8 ton.
  6. Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin stok bawang dan cabai tetap aman hingga lebaran tiba.
  7. Petani cabai mencoba menggunakan tanaman terong untuk menangkal hama.
  8. Guna siasati kondisi cuaca, petani memilih menutupi lahan cabai menggunakan plastik.
  9. Zat pedas pada cabai, capsaicin, dinilai bisa dijadikan sebagai obat kanker paru-paru.
  10. Budidaya cabai tak boleh sembarangan, karena banyak aspek yang perlu diperhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *