Adzan atau Azan?

Kata baku adzan atau azan? Manakah penulisan yang benar, sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)?

Sedangkan itu, bagaimana penulisan yang baik dan benar itu? Apakah adzan atau azan?

Daripada harus bingung dan berpikir terlalu lama, mari kita cari tahu jawabannya secara lebih mendalam mengenai “adzan atau azan“, berdasar Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan disertai oleh contoh penjelasannya.

Maka dari itu, di lain waktu kita takkan lagi salah kaprah dalam mengeja atau menuliskannya ulang.

Adzan atau Azan?

Adzan atau Azan?
Adzan atau Azan?

Menurut dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata baku yang tepat dan sesuai adalah azan, bukan adzan.

Mungkin, selama ini, kita seringkali salah untuk mengucap atau menulis kata tersebut. Padahal, seharusnya yang tepat ialah azan, namun malah kita menulisnya dengan adzan.

Pengertian Azan Menurut KBBI

Azan menurut KBBI adalah seruan untuk mengajak orang melakukan salat.

Selain itu, ada beberapa macam kata yang berkaitan dengan azan, seperti :

  • Mengazankan
    • Menyerukan azan (mengajak salat atau menyalatkan orang mati)

Pengertian Azan secara Umum

Secara umum, azan merupakan panggilan bagi umat Islam sebagai penanda atau memberitahu masuknya salat fardu. Azan ini dikumandangkan oleh seorang muazin setiap salat 5 waktu.

Azan sendiri memuat ajaran dasar agama Islam, yang meliputi :

  • Takbir
  • Syahadat akan keesaan Allah SWT
  • Kerasulan Nabi Muhammad SAW
  • Mengajak salat dan mendukung di jalan kebaikan
  • Hari kiamat
  • Amal terbaik

Tradisi dan adat di kalangan umat muslim ialah seorang muazin yang berdiri di suatu tempat yang tinggi, khusus di masjid dan mengumandangkan azan untuk mengumumkan kaum muslimin saat tibanya waktu salat.

Sementara itu, di sisi lain, setiap jamaah, sebagai sunah muakkad, selayaknya mengumandangkan azan dan iqamah sebelum salat tersebut dimulai.

Mengapa Bukan Adzan?

Karena, azan merupakan kata serapan dari bahasa asing (Bahasa Arab) yaitu Adzan.

Konsonan dz tidak terdapat di dalam sistem ejaan bahasa Indonesia. Kaidah ejaan untuk menyerap kata adzan adalah azan.

Hal ini mirip dengan :

  • Dzat menjadi zat
  • Dzikir menjadi zikir
  • Ustadz menjadi ustaz

Biasanya, banyak orang yang menulis atau mengatakan adzan, karena memang hampir sulit untuk dibedakan dalam pengucapannya. Padahal, hal itu merupakan kejadian yang salah.

Contoh Penulisan Azan

Berikut ini, kami sediakan sebanyak 13 contoh kalimat mengenai azan, sehingga pemahaman tentang azan bisa jauh lebih luas lagi.

  1. Suara azan membuat Demba Ba (mantan striker Chelsea) cinta terhadap Indonesia.
  2. Salah satu ciri-ciri atau tanda masuknya waktu salat ialah azan yang berkumandang.
  3. Demi kembangkan potensi anak, irmas Ar Rasyid menggelar lomba azan.
  4. Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan aturan untuk mengumandangkan azan dan salat melalui pengeras suara.
  5. Polisi menangkan pemuda yang melecehkan azan dan Al Quran.
  6. Banyak spot ngabuburit menarik dadakan di beberapa daerah, sehingga saat azan magrib dikumandangkan, masyarakat tak perlu jauh-jauh untuk berbuka puasa.
  7. Azan magrib telah berkumandang, tibalah saatnya untuk waktu berbuka puasa.
  8. Untuk tetap sehat saat Ramadan, tetapkan minum 1 gelas saat sahur, 1 gelas setelah makan sahur, 1 gelas setelah azan magrib, lalu setelah salat magrib.
  9. Umat Islam di Indonesia diwajibkan puasa selama kurang lebih 14 jam, sejak imsak hingga azan magrib di bulan Ramadan.
  10. Saat azan berkumandang, lebih baik diam.
  11. Pertandingan antara PSMS Medan melawan Persita Tangerang dihentikan sejenak saat azan berkumandang.
  12. Antusiasme para santri yang mengikuti lomba azan dan mengaji.
  13. Lebih dari 20 ribu orang mengikuti kompetisi azan dan bacaan Al Qur’an yang diselenggarakan oleh pemerintah Arab Saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *