Pengertian Activity Diagram

Dalam mata kuliah Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek (APBO), pasti kita menjumpai yang satu ini, activity diagram.

Dalam membagun sebuah perangkat lunak (software), tentunya dibutuhkan analisis dan pertimbangan yang benar-benar matang.

Jadi, software yang dibuat, haruslah berjalan sesuai dengan alurnya, dengan tujuan bisa memecahkan masalah.

Maka dari itu, kita membutuhkan sebuah rancangan, di mana rancangan tersebut digunakan untuk dijadikan sebagai panduan atau pedoman dalam membuat software ke depannya.

Mari kita simak mengenai pengertian activity diagram secara lebih lanjut dengan penjelasan, sehingga mudah dimengerti.

Pengertian Activity Diagram

Activity Diagram
Activity Diagram, via astah.net

Dalam UML (Unified Modeling Language), activity diagram atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan diagram aktivitas adalah diagram yang menggambarkan berbagai macam aliran aktivitas di dalam sistem yang sedang dirancang, mengenai bagaimana masing-masing aliran tersebut berawal, keputusan (decision) yang mungkin terjadi, dan bagaimana aliran aktivitas tersebut berakhir.

Activity diagram biasanya dibuat untuk menjelaskan aktivitas komputer ataupun alur aktivitas dalam sebuah organisasi.

Selain itu, activity diagram sendiri juga menggambarkan alur kontrolnya yang ditangkap secara garis besar.

Bentuk-bentuk node atau simbol dalam activity diagram :

  • Lingkaran hitam, merupakan awal (initial node)
  • Panah (arrow), merupakan kejadian yang terjadi mulai dari awal hingga akhir
  • Oval (elips), merupakan tindakan yang dilakukan
  • Belah ketupat (diamonds), merupakan keputusan
  • Bilah (bars), merupakan pemisahan (split) atau gabungan (join) dari kegiatan yang dilakukan secara bersamaan
  • Lingkaran hitam yang dilingkari, merupakan akhir (final node)

Baca juga :
Notasi atau SimbolActivity Diagram

Sering Dianggap seperti Flowchart

Flowchart
Flowchart, via microsoft.com

Activity diagram sendiri sering disebut dengan flowchart berorientasi objek.

Akan tetapi, walaupun diagram tersebut terlihat seperti flowchart, pada kenyataannya, apabila dilihat dan dianalisis lebih dalam, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Activity diagram diwakili oleh bentuk-bentuk yang dihubungkan oleh panah. Panah tersebut dijalankan dari aktivitas mulai, hingga aktivitas selesai, dan mewakili urutan aktivitas yang dilakukan.

Di dalam activity diagram biasanya ada suatu kasus, seperti keputusan. Setelah terjadi keputusan, ada transisi, yang harus dipilih, agar aliran diagram tersebut bekerja.

Penggunaan Activity Diagram

Activity diagram dalam bidang bisnis
Activity diagram dalam bidang bisnis, via smallbiztrends.com

1. Fase Analisis Workflow

  • Memodelkan aliran di dalam suatu use case secara grafis, sehingga mudah dipahami oleh stakeholder (yang berkepentingan).
  • Memodelkan aliran diantara beberapa use case, dengan menggunakan interaction diagram.

2. Fase Desain

  • Melakukan pemodelan suatu operasi secara detail atau terperinci.
  • Melakukan pemodelan suatu algoritma secara detail atau terperinci.

3. Fase Pemodelan Bisnis

  • Digunakan untuk memodelkan proses bisnis yang berlaku atau yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *