Pengertian Abnormalitas (Perilaku Abnormal)

Hidup di dunia ini, memang terlihat begitu beragam macamnya.

Bagi yang diberikan fisik sempurna, bersyukurlah. Bagi mereka yang memiliki fisik yang berkekurangan, maka jangan mengeluh.

Setiap orang di dunia ini adalah diri dan pribadinya masing-masing.

Setiap orang juga memiliki hak untuk hidup. Jika ada dari mereka yang ibaratnya nakal, tegurlah, jangan dibentak.

Melihat hal tersebut, di sini kita akan membahas mengenai pengertian abnormalitas atau perilaku abnormal. Apa itu?

Pengertian Abnormalitas (Perilaku Abnormal)

Memahami pengertian abnormalitas (perilaku abnormal)
Memahami pengertian abnormalitas (perilaku abnormal), via psychologisthere.blogspot.com

Perilaku abnormal adalah kondisi emosional yang dirasakan oleh seseorang, seperti cemas dan depresi, yang tidak sesuai dengan situasinya.

Abnormal itu sendiri biasanya mengacu terhadap hal yang jarang terjadi atau bukan dalam kondisi biasanya, seperti :

  • Berat badan yang begitu besar
  • Kidal
  • Tinggi badan yang ekstrem
  • Melakukan hal yang di luar batas nalar dan kewajaran
  • dan lain sebagainya

Abnormalitas, pada umumnya ditentukan berdasar karakteristik yang muncul pada seseorang.

Ada juga yang mengatakan jika perilaku abnormal adalah perilaku yang menyimpang dari norma-norma sosial.

Ciri-ciri atau Karakteristik Abnormalitas

Karakteristik abnormal
Karakteristik abnormal, via reference.com

Beberapa kriteria umum yang digunakan oleh para ahli kesehatan mental, seperti :

1. Perilaku yang Tidak Biasa

Jika seseorang melakukan suatu hal yang tidak biasa, sering dikatakan sebagai orang yang abnormal.

Karena biasanya, setiap manusia bisa menilai sendiri apakah perilakunya memang sesuai standar kebiasaan atau justru menyimpang dan tidak biasa.

2. Perilaku yang Tidak Bisa Diterima secara Sosial

Poin ini juga bisa dikatakan jika perilaku abnormal, biasanya akan melanggar norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Setiap masyarakat mempunyai norma-norma yang berlaku, yang menentukan jenis perilaku yang bisa diterima dalam beragam situasi tertentu.

Perilaku normal jika biasanya orang tersebut melakukan hal yang biasa dilakukan dan akan dianggap abnormal apabila seseorang melakukan hal yang terlihat asing.

3. Persepsi yang Salah Terhadap Suatu Realita

Sistem sensorik dan kognitif memungkinkan seseorang dalam membentuk representasi mental yang cukup akurat mengenai lingkungan sekitar.

Akan tetapi, dengan melihat sesuatu atau mendengar suara yang tidak ada objeknya, bisa disebut sebagai halusinasi.

Halusinasi itulah yang di dalam suatu budaya, sering dianggap sebagai salah satu tanda yang mendasari suatu gangguan pada manusia.

4. Mengalami Gangguan atau Stres secara Signifikan

Kondisi stres personal bisa diakibatkan oleh berbagai macam alasan, mulai dari :

  • Depresi
  • Kecemasan
  • Ketakutan

Ketiga situasi di atas itulah yang bisa dianggap sebagai perilaku abnormal.

Gangguan emosi di dalam diri seseorang cukup berbahaya, karena bisa mempengaruhi kejiwaan seseorang, sehingga seseorang yang bisa menggunakan pikiran, namun tak bisa mengendalikannya. Alhasil, orang tersebut stres.

5. Perilaku Self-Defeating

Perilaku yang terjadi ini menghasilkan suatu ketidakbahagiaan dalam diri seseorang.

Perilaku yang membatasi kemampuan seseorang dalam perannya juga bisa dikatakan sebagai abnormal.

6. Perilaku yang Berbahaya

Perilaku ini bisa menimbulkan bahaya bagi dirinya sendiri, maupun bagi orang lain.

Karena pada faktanya, semua orang di dunia ini ingin hidup bahagia dan tidak ingin membahayakan jiwanya sendiri, ataupun orang lain.

Perilaku Abnormal Bisa Terjadi Kapan Saja

Memahami abnormal
Memahami abnormal, via christabelpysch.wordpress.com

Perilaku seperti ini sebenarnya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja dalam diri manusia tersebut.

Mengapa demikian?

Karena faktanya, perilaku sangat bergantung terhadap kondisi emosional yang dirasakan oleh seseorang. Kondisi emosional inilah yang bisa mengubah perilaku seseorang, bahkan dengan secepat kilat.

Dengan adanya masalah emosional tersebut, bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan, baik itu secara mental ataupun fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *