Pengertian Abacus (Sempoa)

Belajar matematika memang menjadi hal yang terbilang menyenangkan.

Apalagi, jika kita menikmati proses belajar matematika tersebut, kita pasti larut, mudah mencerna dan menerima perhitungannya, serta bisa menyelesaikan persoalan matematika dengan mudah.

Sementara itu, digunakan pula alat bantu hitung untuk membantu persoalan matematika. Alat bantunya pun beragam.

Salah satu alat bantu hitung yang cukup populer di Indonesia adalah abacus.

Lantas, apa itu pengertian abacus (sempoa)?

Pengertian Abacus (Sempoa)

Memahami pengertian abacus (sempoa)
Memahami pengertian abacus (sempoa), via parenting.firstcry.com

Abacus adalah alat kuno yang digunakan sebagai perhitungan, terbuat dari rangka kayu dengan sederet poros berisi manik-manik yang bisa digeser.

Nama lain dari abacus :

  • Dekak-dekak
  • Sempoa
  • Sipoa

Abacus ini biasanya digunakan untuk melakukan operasi aritmetika, seperti :

  • Penjumlahan
  • Pengurangan
  • Perkalian
  • Pembagian
  • Akar kuadrat

Abacus sendiri sudah digunakan berabad-abad lamanya. Bahkan, sampai saat ini, masih digunakan oleh pedagang di berbagai belahan dunia, salah satunya di Cina.

Sangat Membantu bagi Tunanetra

Tunanetra terbantu menggunakan abacus
Tunanetra terbantu menggunakan abacus, via pathstoliteracy.org

Abacus seringkali digunakan sebagai alat hitung bagi tunanetra (seseorang yang memiliki gangguan pada indra penglihatan)

Mengapa demikian?

Karena manik-manik pada abacus bisa dengan mudah dirasakan atau disentuh menggunakan jari-jari.

Sehelai kain lembut atau selembar karet biasanya diletakkan di bawah abacus, yang berguna untuk mencegah manik-manik bergerak dengan sendirinya secara tidak sengaja.

Hubungan Abacus dengan Mental Aritmetika

Perhitungan aritmetika
Perhitungan aritmetika, via espn.com.au

Mental aritmetika apabila didefinisikan, mental berarti pikiran dan aritmetika adalah berhitung.

Secara harfiah, mental aritmetika merupakan berhitung dengan menggunakan pikiran, tanpa adanya alat bantu apapun.

Jadi, jika ada pertanyaan, kapan abacus digunakan?

Jawabannya, abacus hanya digunakan sebagai alat bantu yang bersifat sementara.

Agar bisa menerapkan mental aritmetika, seseorang harus membayangkan abacus itu sendiri di kepala terlebih dahulu.

Maka dari itulah, manusia membutuhkan alat bantu, sehingga pikiran tentang abacus tersebut bisa melekat dengan kuat di otak.

Dengan menerapkan pola latihan yang cukup, tak butuh waktu lama demi menciptakan gambar yang solid mengenai abacus di pikiran manusia.

Alhasil, mental aritmetika mulai bisa diterapkan dengan mudah.

Manfaat Abacus bagi Anak-anak

Kemampuan berpikir sang anak berkembang
Kemampuan berpikir sang anak berkembang, via flintrehab.com

Dalam penerapannya, selain sebagai alat bantu hitung di berbagai macam persoalan aritmetika, ternyata abacus memiliki manfaat lain bagi anak-anak.

Anak-anak identik dengan tumbuh kembang yang sedang berjalan. Jadi, ajari dengan hal positif, niscaya anak-anak juga akan mengikutinya juga. Salah satunya dengan mengajari abacus.

Berikut ini beberapa manfaat abacus bagi anak-anak :

  1. Membantu mengembangkan kemampuan rasa percaya diri anak
  2. Memberikan materi atau pemahaman dasar aritmetika yang kuat terhadap anak
  3. Meningkatkan daya tahan anak terhadap stres dan tekanan
  4. Meningkatkan kemampuan berhitung anak dengan cepat dan tepat
  5. Meningkatkan kemampuan mendengar anak
  6. Meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah untuk anak-anak
  7. Menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan
  8. Membantu meningkatkan kognitif (kemampuan berpikir) sang anak

Bisa disimpulkan, abacus, alat bantu hitung sederhana tersebut memiliki dampak yang sangat positif terhadap perkembangan otak sang anak.

Apabila sang anak sudah bisa menerapkan perhitungan dasar, maka sangat membantu langkah sang anak untuk belajar ke perhitungan tingkat lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *